BK Tegur Ardi Muhammad Tergantung KPK
Badan Kehormatan (BK) DPR mengaku tidak bisa menegur langsung Ardi Muhammad yang menyebut KPK sebagai Komisi Perusak Keluarga. BK harus menunggu KPK mengadukan anggota Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (FBPD) DPR itu.
“Tergantung KPK melapor atau tidak. Kalau yang bersangkutan diam saja ya kita tidak bisa menegur,” kata Wakil Ketua BK Gayus Lumbuun kepada detikcom.
Berbeda dengan BK, fraksi tempat Ardi bernaung bisa langsung menegur anggotanya yang dianggap melakukan pelanggaran etika. “Kalau fraksinya beda, langsung bisa negur,” lanjut Gayus.
Meski begitu, Gayus menilai, pernyataan Ardi dalam forum resmi itu patut dipertanyakan. “Perlu diklarifikasi arti dari pernyataan itu apa,” katanya.
Pernyataan Ardi Muhammad soal plesetan KPK sebagai Komisi Perusak Keluarga itu diungkapkan dia dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi III dengan KPK, Kamis 10 September.
September 13, 2008 pukul 3:00 pm
KPK luar biasa,anda dewa penyelamat uang negara milyaran rupiah,terus berjuang,oya bgmana utk melaporkan temuan korupsi,kebetulan saya anggota LAKKI (Laskar Anti Korupsi) Kabupan Sambas Kalbar. Di Sambas korupsi luar biasa namun sulit membuktikannya mungkin karena keterbatasan SDM,di Diknas saja pembangunan SD dari dana DAK pun dikorupsi,namun pelaku lihay,tanpa meninggalkan jejak.
September 13, 2008 pukul 3:02 pm
Bagi mrk yg tersinggung ya mendengung kayak kumbang gitu lho,kasian deh,mereka panik,gagap dan entah apa lagi makanya jadi stress menganggap KPK Komisi Perusak Keluarga,dia kale yg merusak keluarganya sendiri karena masuk penjara,anak bini jadi malu huuuuuuu
November 14, 2008 pukul 4:51 am
Koq gitu amat sih plesetanya! mang KPK pernah sembarangan nuduh sdr AM selingkuh ataupun korupsi, sampai-sampai membuatan plesetan seperti itu ?
Jangan sampai yang tersinggung itu mang punya perempuan simpanan, karena dah ketahuan, akhirnya mulai nuduh KPK sembarangan. Sudahlah bos… kaga usah banyak ngomong..sudah jadi rahasia umum kalau orang yang banyak dapat duit siluman pasti larinya ke hal2 yang siluman juga.. mo kasih ke istri, duit itu duit haram! Iya khan ?
Kalau KPK emang tau, atau siapapun yang tau kelakuan orang seperti ini lebih baik dibongkar saja biar mereka jera dan mungkin KPK jadi Komisi Penyelamat Keluarga yang bersangkutan bukan seperti yang dia pleseti. Apapun juga, yang jelas, KPK telah menyelamatkan sebagian uang negara (masyarakat) yang dicuri para maling berdasi. Jadi Maju terus KPK!!! oh iya, ada usul: kalo boleh koruptor di “HUKUM MATI”. oRANG nyolong ayam yang harganya 50.000,- saja humumanya 5 tahun, masa orang yang curi uang ratusan juta juga sama ? dimana rasa keadilannya ? Trus mo nanya nih, Koq pak Polisi kalo sama maling ayam pake gebuk2 segala, mereka kaga ?